Banyak yang salah paham tentang pelajaran biologi. Mereka sebagian besar mengatakan pelajaran biologi adalah pelajaran hafalan, jadi tidak perlu susah payah untuk belajarnya. Image tersebut datang bukan hanya dari kalangan praktisi di luar pelajaran IPA, tapi juga datang dari praktisi IPA sendiri yang kurang paham hakekat pembelajaran IPA khususnya Biologi.

Jika peserta didik terbawa oleh paradigma  “biologi adalah pelajaran hafalan”, maka akibatnya sangat fatal, antara lain: pembelajaran biologi menjadi jalan di tempat, logika sains yang di miliki biologi menjadi statis. dan perkembangan Biologi menjadi mandeg (baca; macet). karena pembelajaran biologi disampaikan secara monoton dan letter lijk harus sesuai dengan bahasa buku.

Akibat yang ditimbulkan antara lain siswa menjadi mudah bosan, karena metode pembelajaran kurang manarik dan menantang, apalagi jika pendekatan yang dilakukan adalah siswa dilarang bertanya yang macam-macam, meskipun ada konteks dan kaitan dengan pelajaran. Hal ini biasanya akan muncul ke permukaan apabila pengajar (guru) kurang menguasai materi dan sekedar mengacu kepada materi yang ada di buku artinya guru kurang berpengalaman dalam hal biologi dalam  dunia nyata.

Pragmatisme pembelajaran juga mempunyai kontribusi yang cukup besar pada statisme pelajaran biologi. karena tidak sedikit paradigma belajar biologi bertujuan hanya untuk mencari dan mendapat nilai semata. bukan belajar untuk mengasah dan melatih otak untuk melakukan analisa dari suatu gejala kehidupan dan kaitannya dengan kasus yang harus dipecahkan.

SOLUSI

1. Guru harus menyadari bahwa belajar biologi bukan sekedar menghafal, tetapi harus pandai mengaitan satu topik terdahulu dengan topik yang akan datang, hingga membentuk pemahaman yang komprehensip.

2. Siswa harus dilatih melakukan analisa dan bahasa yang tidak teks book tetapi bebas menggunakan bahasa yang logis dan sesuai dengan substansi materi.

3. Siswa jangan dibatasi pada materi yang ada di buku saja tetapi harus di hubungkan dengan biologi nyata sesuai konteks dan materi yang dipelajari (materi pengembangan).

4. Pembelajaran harus interaktif

5. Penilaian harus objektif dan kontinyu.


kegiatan siswa

kegiatan siswa

Berikut ini format penilaian Biologi kelas X SMAN 4  Bangkalan pada semester genap tahun pelajaran 2008/2009

Rumus nilai Raport adalah :

50% NH + 20% UTS + 20% UAS + 10% afektif

NH = Nilai  harian (ada rincian)

UTS = ulangan tengah semester

UAS = ulangan akhir semester

Afektif = sikap siswa dalam menyelesaikan dan menempuh proses PBM (sangat aktif/proaktif, cukup aktif, tidak aktif/pasif). keaktifan yang dimaksud adalah kreatifitas siswa dalam upaya mencapai nilai yang di harapkan. jika siswa telah berusaha dengan sekuat tenaga serta cara yang alami (proaktif) nilai aspek afektif dapat mencapai maksimum 100, tetapi jika sikap siswa pasif (nedho nrimo) nilai aspek afektif minimum 60.

Rincian nilai NH meliputi:

1. Uji materi (UM); ada 9 Bab, wajib dikerjakan siswa setiap akhir pokok bahasan, bobot 20% dari seluruh nilai NH (Nilai  harian). sekaligus sebagai tiket untuk bisa mengikuti ulangan harian. nilai KKM = 70

2. Kinerja Ilmiah(KI); direncanakan 2-4  praktikum dan 2 portofolio, disesuaikan dengan waktu yang tersedia serta ketersediaan sarana praktikum, mengingat gedung lab SMAN 4  Bangkalan masih tahap renovasi. bobot 20% dari seluruh NH (Nilai harian). termasuk di dalamnya kreatifitas dan inisiatif siswa dalam mengerjakan LKS.

3. Uji kompetensi/UK  direncanakan 7 kali, UH. bobot 60% dari seluruh nilai NH

Jadi nilai NH selama 1 semester = (20% UM 1-9) + (20% KI 2-4) + (60% UK.1-7)

Proses penilai melibatkan siswa, objektif, terbuka  dan tanpa ada rekayasa. Artinya siswa mengupayakan nilainya sendiri sesuai kemampuan masing-masing. semua bukti penilain baik Uji materi, KI dan Uji kompetensi di organisir dalam suatu deposit secara individu dan kolektif. setiap akhir semester dilaporkan kepada orang tua/wali sebagai bentuk pertanggung jawaban PBM, sekaligus  sebagai sarana feedback, introspeksi dan share dengan wali murid. dengan kata lain

INILAH FORMAT PENILAIN IPA KELAS X SMAN 4 BANGKALAN, untuk diketahui seluruh komponen pembelajaran agar di ambil tindakan yang sesuai dan saling menguntungkan.

hal-hal lain tentang format penilain ini akan disampaikan berikutnya, jika ada perbaikan atau ralat.


Pra desain SMPN 1 Bangkalan

Pra desain SMPN 1 Bangkalan

Semester Ganjil  2009/2010

1. Tata Tertib

Siswa wajib mengikuti tata tertib yang telah disampaikan guru pada pertemuan pertama. Pada kesempatan tersebut disepakati beberapa komitmen antara siswa dan guru, agar proses pembelajaran  IPA berjalan lancar sesuai yang diharapkan oleh siswa sebagai peserta didik dan guru sebagai pengajar.

2. Sikap dan prilaku

Sikap dan prilaku siswa harus mengacu pada satu tujuan yaitu, intelektualitas dalam bertindak dan berfikir. agar tercipta kultur masyarakat belajar (intelek) dan suasana pembelajaran lebih berorientasi pada proses dari pada sekedar mencari nilai.

3. Penilaian

Prinsip dalam penilaian “siswa menciptakan sendiri nilai yang di inginkan sesuai dengan kemampuan dan kerja keras masing-masing, bukan guru yang memberikan nilai dengan begitu saja”. maksudnya; siswa terlibat dan dilibat dalam proses penilain mulai dari awal sampai akhir. penilaian dilakukan secara terbuka dan akuntabel. nilai siswa di menej secara terbuka dan diketahui oleh seluruh komunitas kelas. bukti penilaian terdeposit pada file masing-masing. siswa dan wali siswa dapat melakukan kajian soal dan jawaban kepada guru. semua proses dilakukan secara objektif.

Format penilai dan rumus penilai raport disampaikan di awal pertemuan agar siswa bisa membuat perencanaan sendiri dan menentukan langkah yang diambil dalam meraih nilai yang diinginkan.

beberapa komponen penilaian meliputi

a. nilai uji materi pada akhir bab –> ada 7 bab dalam satu tahun sesuai buku pegangan siswa

b. nilai KI (kerja ilmiah) disesuaikan  dengan alokasi waktu dan sarana penunjang yang memadai. prinsip efektif dan rasional

c. nilai Uji Kompetensi (UH) –> 3-4 kali Ulangan harian dalam semester ganjil 2009/2010 dengan masing masing  KKM 65 (ideal)

d. nilai Portofolio –> direncanakan hanya 2 tagihan

e. nilai Ulangan Umum Bersama

f. Aspek afektif –> 10% dari probabilitas seluruh komponen.

Pembelajaran dilakukan secara TIM. dalam kurun waktu tertentu dilaporkan kepada wali kelas dan kepala sekolah. disesuaikan dengan kebutuhan.

bagi siswa yang yang tidak tertib dan kurang hati-hati dalam belajar, akan mendapatkan nilai yang rendah dan wajib mengikuti remidi. remidi cukup dilakukan hanya sekali kesempatan. jika gagal maka nilai yang terbaik yang akan diambil, meskipun kurang dari target KKM terendah (tidak tuntas).


Biology Club

01Sep08

Biologi club sudah terbentuk sejak 30 Januari 2009. Mampukah layanan pengembangan peserta  didik di bidang sains (biology) untuk meraih prestasi yang diharapkan? Hal itu merupakan suatu pertanyaan besar yang harus di jawab di kemudian hari saat OSK, OSP dan OSN telah dihelat. Sepertinya waktu yang akan menjawabnya. Kita tidak boleh takabbur dulu, kita tidak boleh over confident bahwa kelak kita pasti menang. tidak demikian! Ikhtiar/usaha adalah yang utama, soal menang atau kalah, kita pasrahkan saja yang Maha Mengatur Segalanya.

Mengapa Biology club dibentuk?

Yang melatar belakangi pembentukan biolgy club adalah sebagai berikut :

1. Upaya secara legal untuk pembinaan belum pernah dilakukan,

2. Prestasi OSK, OSP dan OSN Bidang biology SMP 1 Bangkalan yang merupakan sekolah favorit belum pernah tercapai.

3. Potensi peserta didik yang cukup memadai,

4. Merupakan follow up dari desiminasi OSN tahun 2007/2008

Untuk apa biology club dibentuk? Antara lain :

1. Persiapan secara akademik dan psikis bagi calon peserta OSK, OSP, OSN di SMP 1 Bangkalan.

2. Menjaring siswa yang  berbakat dan berminat untuk berprestasi di bidang sains (biology)

3. Bentuk pembinaan yang terstruktur dan sistematis.

Format seleksi

meliputi seleksi tingkat kelas –> tingkat sekolah secara pararel –> di tes –> di rangking –> di ambil 10 besar –> wawancara –> pembinaan selama kurun waktu pebruari s.d OSP dilaksanakan –> tes akhir untuk menentukan 4 besar dan 6 yang lain tereliminasi.

Materi Pembinaan.

sesuai dokumen soal-soal OSK, OSP dan OSN serta perbendaharaan nara sumber/guru bina


Author adalah seorang guru Biologi  di SMAN 4 Bangkalan.

Web ini dirancang untuk publikasi hal-hal sebagai berikut:

  1. Penyampaian ide dan opini dibidang pendidikan
  2. Proses & menejemen pembelajaran IPA di SMAN 4  Bangkalan
  3. Interaktif antara siswa dan guru
  4. Komunitas  guru  biologi di Kab. Bangkalan dan di  tanah air
  5. Pengembangan diri
  6. Lain-lain yang relevan
foto bersama widya iswara di LPMP Surabaya

foto bersama widya iswara di LPMP Surabaya

kami menunggu pesan, kesan dan komentar yang konstruktif dari visitor.


Hello world!

12Jul08

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!