Efek Samping Ujian Nasional (UN)

14Des11

Ujian Nasional membawa efek samping yang cukup signifikan terhadap prilaku (afektif) siswa.
Siswa yang telah mengalami UN, baik dari tingkat SD, SMP, prilakunya mayoritas (90%) sangat tidak sportif dalam melaksanakan Tes, atau Ujian lain dalam bentuk apapun. Mengapa ini bisa terjadi?
Karena tradisi ini dimulai saat UN dilaksanakan, pada saat itu ada upaya pembiaran bahkan pemberian jawaban oleh oknum-oknum yang telah ditunjuk oleh oknum lain agar memberikan jawaban supaya siswanya 100% lulus, meskipun sebenarnya belum layak lulus.
Alhasil kultur ini dibawa ke jenjang pendidikan di atasnya. Siswa tidak lagi punya sikap segan pada guru untuk bertanya dan minta jawaban ke siswa lain saat ujian / tes (UH, UTS, UAS) sehingga guru dibuat pusing tujuh keliling untuk mengendalikan kelas yang selalu gaduh.
Bisakah pengambil kebijakan UN untuk mengevalusi efek samping ini?
Agar UN tidak lagi dijadikan palu penentu kelulusan. Karena karakter siswa semakin tidak terdidik akibat penyelenggaraan UN yang tidak mendidik. Percuma pendidikan karakter diadakan jika UN sebagai penentu kelulusan siswa.
Semoga menjadi bahan perenungan!



No Responses Yet to “Efek Samping Ujian Nasional (UN)”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: