Rekonstruksi Pengelolaan Manajemen SMA/SMK Suatu Keniscayaan

25Agu18

Pasca Dekonsentrasi sektor pendiikan, wacana “Rekonstruksi” pola pengelolaan pendidikan jenjang SMA/SMK merupakan suatu keniscayaan. Karena indikasi ketimpangan pengelolaan pendidikan sangat kentara. Apabila momen ini tidak dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur, bukan tidak mungkin dekonsentrasi akan semakin membawa keterpurukan sektor pendidikan menengah akibat pola lama dan orang lama yang masih menggunakan pendekatan “Adiga Adigung” dalam mengambil keputusan.  Banyak kebijakan dan “trik” orang oportunis merajalela…. semua pengambilan keputusan sifatnya oportunis dan bagi-bagi sedekah sehingga dana pengelolaan pendidikan bukan lagi lari ke sektor /substansi yang harus di garap tetapi lari ke tangan-tangan orang oportunis.

Wibawa Kepala Dinas Provinsi sedang dipertaruhkan, karena kapasitas dan otoritas kepala cabang dinas pendidikan sangat menentukan keakuratan analisi struktur dan kontur laporan kegiatan/ penyelenggaraan tiap-tiap sekolah. Setiap laporan bukan sekedar berkas / print out  semata setiap laporan merupakn tradisi warisan pola pengelolaan sebelumnya….. (draf).

Iklan


No Responses Yet to “Rekonstruksi Pengelolaan Manajemen SMA/SMK Suatu Keniscayaan”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: